Category: Kasih Mahayana Published: Saturday, 14 October 2017

Seluruh Tubuh Adalah Mata

 

Master Zen Tao-wu bertanya kepada Yun-yen, “Bodhisatva Avalokitesvara (Kuan-yin) memiliki seribu tangan dan seribu mata. Mohon beritahu aku, manakah mata yang sebenarnya?"

Yun-yen kemudian bertanya, “Malam ketika anda sedang tidur dan guling anda jatuh ke lantai, kamu mengambilnya tanpa membuka matamu dan kembali tertidur. Katakan padaku, mata mana yang kamu gunakan untuk mengambil guling itu?"

Setelah mendengar ini, Tao-wu mengatakan “Dharma Bang, saya mengerti sekarang!”

“Kamu mengerti apa?”

“Mata adalah seluruh badan”

Yun-yen tersenyum dan berkata, “Kamu hanya mengetahui delapan puluh persen darinya.”

Tao-wu bertanya dengan, ”Jadi apa yang harus saya katakan?”

“Seluruh badan adalah mata!”

Perkataan “mata adalah seluruh bagian tubuh” adalah untuk mengerti melalui perbedaan. Perkataan “Seluruh tubuh adalah mata”. Pikiran kita yang sebenarnya adalah mata kita yang terbagus; mengapa pula kita tidak menggunakannya untuk melihat.

 

[Sumber Asli: Universal Gate #192, September 1995. Halaman 189. Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah Bodhi Buddhist Centre Indonesia.]

 

 

Hits: 31