Category: Sutta Published: Wednesday, 29 November 2017

Dunia

 

 

Janganlah mengikuti hukum yang jahat. Janganlah hidup dalam kesembronoan pikiran! Janngalah mengikuti doktrin palsu! Janganlah menjadi sahabat dunia!

 

Bangkitkan dirimu! Jangan berlesu diri! Setialah pada hukum keutamaan! Yang berkeutamaan beristirahat dalam luapan kebahagiaan di dunia ini dan di dunia nanti.

 

Dikau sahabat hukum keutamaan, janganlah menguntit hukum dosa. Yang berkeutamaan berisitrahat dalam luapan kebahagiaan di dunia ini dan di dunia nanti.

 

Pandanglah dunia seperti memandang gelembung-gelembung sabun, pandanglah dunia sepeti memandang sebuah ilusi: raja kematian tidak berminat kepada ia yang meremehkan dunia.

 

Mari, pandanglah dnia ini yang gemerlapan seperti kereta perang istana. Orang bodoh tersedot ke dalam pesonanya, orang bijak tidak menyentuhnya sama sekali.

 

Dia yang mula-mula gelisah sebelum kemudian pikiran menjadi tenang, dia membuat dunia kian besinar-sinar ibarat bulan yang terbebaskan dari gerombolan awan.

 

Dia yang perbuatan-perbuatan jahatnya dibasuh dengan perbuatan-perbuatan baik, dia membuat dunia kian gemerlap ibarat bulan yang melepaskan diri dari dinding awan.

 

Dunia ini gelap, hanya sedikit yang dapat melihat disini; hanya sedikit yang berkenan kepada surga seperti burung-burung yang meloloskan diri dari perangkapnya.

 

Kawanan angsa beriring mengikuti jalan mentari, mereka mengepakkan sayap-sayapnya melewati ether (ruang kosong) begitu anggunnya. Orang bijak dituntun keluar dari dunia ini setelah menaklukkan Mara dan pasukan-pasukan pengikutnya.

 

Jika seseorang melanggar hukum yang satu itu dan mengucapkan kebohongan serta melecehkan dunia lainnya, tidak ada kejahatan yang tidak akan diperbuatnnya.

 

Orang kikir tidak akan memasuki dunia pada dewa, orang-orang bodoh hanya tidak menghargai kebebasan. Orang bijak bersuka cita dalam kebebasan dan menjadi yang terurapi di dunia berikutnya berkat kebebasan.

 

Yang lebih dari sekedar kedaulatan diseluruh muka bumi, yang lebih baik daripada menuju surga, yang lebih dari gelar raja di raja seluruh dunia adalah ganjaran Sotapatti, langkah pertama dalam kekudusan.

 

 

Hits: 19