Category: Sutta Published: Wednesday, 06 December 2017

Ekaputta Sutta (Ud II.7)

 

 

Demikian telah kudengar. Satu ketika Sang Bhagava tengah bersemayam dekat Savatthi, di Hutan Jeta, Taman Anathapindika. Adapun pada ketika itu putra yang tersayang dan tercinta satu-satunya dari seorang pengikut awam tertentu telah meninggal dunia. Maka sejumlah besar pengikut awam, pakaian mereka basah, rambut mereka basah, pergi kepada Sang Bhagava di tengah hari dan, ketika tiba, setelah menyalami Beliau, duduk di satu sisi. Sementara mereka tengah duduk di sana Sang Bhagava berkata kepada mereka: "Mengapa kalian telah datang kemari, pakaian kalian basah, rambut kalian basah, di tengah hari?"

 

Ketika ini dikatakan, pengikut awam tersebut berkata kepada Sang Bhagava, "Putraku yang tersayang dan tercinta satu-satunya telah meninggal dunia. Inilah mengapa kami telah datang kemari, pakaian kami basah, rambut kami basah, di tengah hari."

 

Kemudian, menginsyafi pentingnya hal tersebut, Sang Bhagava ketika itu mengutarakan sabda ini :

Terikat oleh apa yang tersayang & memikat,
makhluk-makhluk surgawi, kebanyakan orang lesu oleh kesengsaraan,
jatuh di bawah kuasa Raja Kematian.
Namun mereka yang siang & malam,
dengan waspada meninggalkan apa yang tersayang,
mencabut kesengsaraan pada akarnya, umpan dari Kematian yang begitu sulit untuk ditanggulangi.

 

 

Hits: 22