Category: Sutta Published: Monday, 11 December 2017

Bhaddiya Sutta (2) (Ud VII.2)

 

 

Demikian telah kudengar. Satu ketika Sang Bhagava tengah bersemayam dekat Savatthi, di Hutan Jeta, Taman Anathapindika. Adapun pada ketika itu Yang Mulia Sariputta dengan beraneka pendekatan tengah menginstruksikan, menasihati, membangkitkan, dan menggembirakan Yang Mulia Bhaddiya si Kerdil dengan perbincangan Dhamma bahkan sampai lebih jauh lagi, karena ia berpikir bahwa Bhaddiya masih saja seorang pelajar.

 

Sang Bhagava melihat bahwa Yang Mulia Sariputta dengan beraneka pendekatan tengah menginstruksikan, menasihati, membangkitkan, dan menggembirakan Yang Mulia Bhaddiya si Kerdil dengan ceramah-Dhamma bahkan sampai lebih jauh lagi, karena ia berpikir bahwa Bhaddiya masih saja seorang pelajar.

 

Kemudian, menginsyafi pentingnya hal tersebut, Sang Bhagava ketika itu mengutarakan sabda ini :

Ia telah memutuskan daur itu,
meraih kebebasan dari nafsu.
Arus yang mengering
tak lagi mengalir.
Daur itu, terputus,
tak lagi berputar.
Ini, hanya ini,
adalah akhir dari penderitaan.

 

 

Hits: 71