Category: Sutta Published: Tuesday, 12 December 2017

Dabba Sutta (1) (Ud VIII.9)

 

 

Demikianlah yang saya dengar. Pada suatu ketika Sang Bhagava sedang berada di dekat Rajagaha, di hutan bambu, di tempat pemberian makan tupai. Pada saat itu Yang Ariya Dabba Mallaputta mendekati Sang Bhagava, bersujud, duduk di satu sisi dan berkata kepada Sang Bhagava: “Sugata, sekarang adalah waktu bagi Nibbana Akhirku.” “Lakukanlah sekaragn, Dabba, apa yang kamu pikir sudah waktunya untuk dilakukan.”

 

Kemudian Yang Ariya Dabba Mallaputta bangkit dari tempat duduknya, bersujud dihadapan Sang Bhagava, bangkit naik ke udara;dan diangkasa, sementara duduk bersila di angkasa, beliau memasuki eleman-api, muncul dan merealisasi Nibbana Akhir.

 

Ketika yang Ariya Dabba Mallaputta bangkit dari tempat duduknya, bersujud dihadapan Sang Bhagava, bangkit naik ke udara;dan diangkasa, sementara duduk bersila di angkasa, beliau memasuki eleman-api, muncul dan merealisasi Nibbana Akhir, tubuhnya terbakar habis dan benar-benar punah, sehingga tidak ada abu ataupun jelaga yangtertinggal. Persis seperti ketika ghee atau minyak dibakar dan habis, tidak ada abu maupun jelaga yagn tertinggal begitu juga ketika Sang Ariya Dabba Mallaputta mencapai Nibbana Akhir.

 

Kemudian, karena menyadari pentingnya hal itu, sang Bhagava pada saat itu mengungkapkan khotbah inspirasi ini :

Tubuh akan terurai, pencerapan berhenti,
Semua perasaan benar-benar habis,
Aktifitas mental padam,
Dan sekarang kesadaran mencapai Akhir.

 

 

Hits: 92