Category: Sutta Published: Wednesday, 13 December 2017

Parabhava Sutta (Sn I.6)

 

 

Demikianlah yang saya dengar :

Pada suatu ketika Sang Bhagava sewaktu berdiam dekat Savatthi,di Jetavana dalam arama persembahan Anathapindika. Ketika menjelang subuh, datanglah menghadapt Sang Buddha seorang dewa yang bercahaya gemerlapan menerangi seluruh taman Jeta, ia berdiri pada salah satu sisi dan berkata kepada Sang Bhagava sebagai berikut :

"Kami ingin bertanya Yang Mulia Gotama tentang orang yang menghadapi penderitaan. Kami telah datang untuk bertanya kepada Sang Bhagava, apakah sebab terjadinnya penderitaan (apaya mukkha) itu?"

"Orang yang sejahtera mudah diketahui,orang yang menghadapi penderitaan mudah pula diketahui. Orang yang mencintai Dhamma akan sejahtera, dan orang yangmenghingkari Dhamma akan mengalami penderitaan."

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang pertama. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang kedua."

"Ia mencintai orang-orang jahat, dan tidak berbuat sesuatu yang menyenangkan orang baik-baik, tetapi menyenangi kejahatan dan tipu muslihat,inilah sebab penderitaan"

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang kedua. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang ketiga."

"Orang yang senang tidur,senang pergaulan yang foya-foya, malas, mudah tersinggung, tidak bersemangat, inilah sebab penderitaan."

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang ketiga. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang keempat."

"Orang yang berada dalam keadaan makmur, tetapi tidak menyokong ibu atau ayahnnya yang telah tua dan lemah, inilah sebab penderitaan."

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang keempat. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang kelima."

"Ia yang dengan berbohong, menipu seorang brahmana atau samana,aatau para suci lainnya, inilah sebab penderitaan."

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang kelimaKami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang keenam"

"Orang yang memiliki kekayaan yang berlimpah-limpah (emas dan makanan), namun ia hanya memakainnya untuk dirinya sendiri tanpa membagikannya pada orang lain (yang membutuhkannya), inilah sebab penderitaan."

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang keenam. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang ketujuh"

"Orang yang merasa sombong atas keturunannya, kekayaan dan sukunya, bahkan merendahkan sanak keluargannya sendiri,inilah sebab penderitaan."

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang ketujuh. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang kedelapan"

"Ia yang menyerahkan dirinya pada wanita-wanita, minuman keras, perjudian serta menghamburkan apayang diperolehnya dengan susah payah,inilah sebab penderitaan."

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang kedelapan. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang kesembilan"

"Orang yang tidak puas dengan istrinya sendiri, berhubungan dengan wanita-wanita pelacur, serta terlihat bersama-sama dengan istri orang lain, inilah sebab perderitaan"

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang kesembilan. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang kesepuluh"

"Orang yang telah melewati masa mudanya,tetapi membawa pulang seorang wanita yang berpayudara seperti buah timbaru,dan tidak apat tidur karena merasa cemburu terhadap dia, inilah sebab penderitaan"

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang kesepuluh. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang kesebelas"

"Ia yang memuliakan seorang wanita yang serakah, yang suka menghamburkan harta kekayaan, atau lelaki yang sejenis itu, inilah sebab penderitaan."

"Demikianlah kami telah mengetahui, sebab penderitaan yang kesebelas. Kami mohon agar Sang Bhagava berkenan menjelaskan sebab penderitaan yang keduabelas"

"Ia yang memiliki sedikit kekayaan, tetapi mempunyai banyak keinginan, terlahir sebagai seorang kesatria dan mengharapkan sebuah kerajaan, inilah sebab penderitaan."

"Orang bijaksana yang mengetahui dengan baik sebab sebab penderitaan ini,orang mulia itu yang mendapatkan berkah kesempurnaan pandangan akan hidup dalam dunia kemenangan."

 

 

Hits: 25