Category: Sutta Published: Wednesday, 20 December 2017

Alomavimana - Istana Aloma (Vv IV.4)

 

 

Yang Terberkahi sedang berdiam di dekat Baranasi di Isipatana di taman-rusa, Beliau memasuki Banarasi untuk mengumpulkan dana makanan. Di sana, seorang perempuan miskin bernama Aloma melihat Beliau. Karena miliki keyakinan dan melihat tidak ada yang lainnya dapat diberikan, dia berpikir, "Bahkan benda semafacm ini pula bila diberikan kepada Yang Terberkahi akan memberikan buah yang besar bagiku." Maka dia mempersembahkan eremah kummasa kering yang tidak diasinkan. Yang Terberkahi menerimanya. Karena berdana makanan itu, dia bersukacita. Ketika meninggal, dia terlahir di antara Tiga-Puluh-Tiga dewa. Y.M.Maha-Moggallana bertanya kepadanya :

  1. "Engkau yang berdiri dengan keelokan melebihi yang lain; devata, membuat segala penjuru bersinar bagaikan bintang penyembuh."

  2. "Karena apakah maka keelokanmu sedemikian rupa? Karena apakah engkau sejahtera di sini, dan disana muncul apa pun yang merupakan kesenangan sesuai dengan hatimu?"

  3. "Saya bertanya kepadamu, dewi dengan keagungan yang besar, tindakan jasa apakah yang telah engkau lakukan ketika terlahir sebagai manusia? Karena apakah maka keagunganmu cemerlang sedemikian rupa dan keelokan menyinari segala penjuru?"

  4. "Devata itu, karena gembira ditanya oleh Moggallana, ketika diberi pertanyaan menjelaskan perbuatan apa yang menghasilkan buah itu."

  5. "Di baranasi, karena memiliki keyakinan, saya memberi kepada Sang Buddha, sanak matahari, kummasa kering dengan tanganku sendiri."

  6. "Lihatlah buah dari dana remah kummasa yang tidak diasinkan. Siapa yang tidak mau melakukan tindakan jasa setelah melihat bahaw Aloma kini berbahagia?"

  7. "Karena inilah maka keelokkanku sedemikian rupa, karena inilah saya sejahtera di sini, dan di sana muncul apa pun yang merupakan kesenangan sesuai dengan hatiku."

  8. "Saya beritahukan kepadamu, bhikkhu dengan keagungan yang besar, tindakan jasa apa yang telah saya lakukan ketika terlahir sebagai manusia. Karena inilah maka keagunganku cemerlang sedemikian rupa dan keelokanku menyinari segenap penjuru."

 

[Sumber: Vimanavatthu terbitan Wisma Sambodhi.]

 

 

Hits: 65