Category: Sutta Published: Wednesday, 20 December 2017

Vandanavimana - Istana Penghormatan (Vv IV.11)

 

 

Yang Terberkahi sedang berdiam di Savatthi. Pada waktu itu, beberapa bhikkhu telah melewatkan masa penghujan di tempat tinggal desa. Karena telah "diundang" ke suatu tempat, mereka pergi melalui suatu desa dalam perjalanan menuju Savatthi untuk menemui Yang Terberkahi. Di sana, seorang perempuan menjumpai dan memberikan penghormatan kepada para bhikkhu dengan pikiran penuh keyakinan dan penuh hormat serta niat baik. Setelah meninggal, perempuan itu terlahir lagi di alam Tiga-Puluh-Tiga dewa, dan Y.M.Maha-Moggallana bertanya kepadanya :

  1. "Engkau yang berdiri dengan keelokan melebihi yang lain; devata, membuat segala penjuru bersinar bagaikan bintang penyembuh."

  2. "Karena apakah maka keelokanmu sedemikian rupa? Karena apakah engkau sejahtera di sini, dan disana muncul apa pun yang merupakan kesenangan sesuai dengan hatimu?"

  3. "Saya bertanya kepadamu, dewi dengan keagungan yang besar, tindakan jasa apakah yang telah engkau lakukan ketika terlahir sebagai manusia? Karena apakah maka keagunganmu cemerlang sedemikian rupa dan keelokan menyinari segala penjuru?"

  4. "Devata itu, karena gembira ditanya oleh Moggallana, ketika diberi pertanyaan menjelaskan perbuatan apa yang menghasilkan buah itu."

  5. "Ketika saya terlahir sebagai seorang manusia di antara manusia, ketika melihat para petapa yang memiliki kebiasaan moral, setelah menghormat di kaki mereka dengan pikiran yang penuh bakti dan sukacita, saya menaikkan tangan yang tertangkup kepada mereka."

  6. "Karena inilah maka keelokkanku sedemikian rupa, karena inilah saya sejahtera di sini, dan di sana muncul apa pun yang merupakan kesenangan sesuai dengan hatiku."

  7. "Saya beritahukan kepadamu, Bhikkhu dengan keagungan yang besar, tindakan jasa apa yang telah saya lakukan ketika terlahir sebagai manusia. Karena inilah maka keagunganku cemerlang sedemikian rupa dan keelokanku menyinari segenap penjuru."

 

[Sumber: Vimanavatthu terbitan Wisma Sambodhi.]

 

 

Hits: 107