Category: Cerita Anak Published: Thursday, 23 November 2017

Raja Rusa Banyan
(Cinta Kasih)

 

Dahulu kala, seekor rusa yang lain daripada yang lain dan cantik, terlahir di sebuah hutan di dekat Benares, di Utara India. Meskipun ia terlahir sebesar anak kuda, tidaklah sulit bagi induknya untuk melahirkannya. Ketika bayi rusa tersebut membuka matanya, mata itu bersinar bak permata. Mulutnya semerah buah beri hutan yang merekah. Hidungnya sehitam batu bara yang basah. Tanduk mungilnya berkilat bagaikan perak. Dan warna tubuhnya keemasan, seperti senja di musim panas. Setelah ia dewasa, sekelompok 500 rusa berkkumpul bersamanya, dan ia kemudian dikenal sebagai Raja Rusa Banyan.

Read more: Raja Rusa Banyan

Category: Cerita Anak Published: Wednesday, 22 November 2017

Pengorbanan Sang Ibu Kijang

 

Seorang raja telah membiasakan diri memakan daging kijang setiap hari, sehingga tanpa daging kijang hidupnya tidak bergairah. Karena itu maka setiap hari berburu kijang dengan panahnya. Dalam perburuan itu para petani selalu dipaksa turut serta membantu, sehingga lama-kelamaan merasa keberatan, karena bagai mereka hal itu membuang waktu yang tidak berguna.

Read more: Pengorbanan Sang Ibu Kijang

Category: Cerita Anak Published: Monday, 16 October 2017

Kambing Yang Menyelamatkan Pendeta
(Kebodohan)

 

Dahulu kala, hiduplah seorang pendeta yang sangat terkenal, dari suatu ajaran agama yang sangat kuno. Ia memutuskan bahwa hari ini adalah hari yang tepat untuk mengadakan persembahan ritual dengan menyembelih kambing. Dalam kebodohan, ia berpikir bahwa ia adalah persembahan yang diinginkan oleh dewanya.

Maka ia mencari kambing yang pantas untuk dipersembahkan. Ia meminta pembantunya untuk membawa kambing tersebut ke sungai suci dan memandikannya serta kemudian menghiasainya dengan kalungan bunga. Kemudian para pembantu itu sendiri diminta untuk membersihkan diri sebagai bagian dari latihan penyucian.

Read more: Kambing Yang Menyelamatkan Pendeta

Category: Cerita Anak Published: Tuesday, 21 November 2017

Pangeran Yang Membuat Rencana
Kekuatan Tahayul

 

Dahulu kala, Raja Brahmadatta memerintah di Benares, India Utara. Sang Bodhisatta, Makhluk yang akan mencapai Penerangan, terlahir sebagai pangeran di negara itu. Karena pintarnya, ia telah menyelesaikan seluruh pendidikannya kala ia berusia 16 tahun. Jadi pada usia yang sangat muda ayahnya telah menjadikan ia sebagai orang kedua dalam pemerintahannya.

Read more: Pangeran Yang Membuat Rencana

Category: Cerita Anak Published: Monday, 16 October 2017

Asuransi Dari Buddha

 

Dahulu kala, di desa Dochilin – India, ada seorang wanita tua yang miskin dan hidup sebatang kara. Wanita tua itu sangat berharap dapat merubah kehidupannya, tapi ia tidka mempunyai kepandaian apa-apa. Akhirnya ia memutuskan untuk menjual susu sapi agar mendapatkan uang. Setiap hari ia pergi ke tempat pemerhan susu sapi untuk membeli susu lalu menjualnya kepada orang-orang.

Tetapi, secara diam-diam ia mencampurkan air ke dalam susu sapi segar tersebut agar mendapatkan susu yang lebih banyak sehingga akan mendapatkan susu yang lebih banyak sehingga akan mendapatkan uang yang lebih banyak pula.

Read more: Asuransi Dari Buddha

Category: Cerita Anak Published: Saturday, 04 November 2017

Kuda Hebat Yang Mengetahui
(Keberanian)

 

Dahulu kala, Raja Brahmadatta memerintah di Benares, sebelah Utara India. Ia mempunyai seekor kuda yang dulunya dilahirkan didaerah Sindh, di desa Sungai Indus, sebelah Barat India. Sebenarnya, kuda ini adalah makhluk yang akan mencapai penerangan (Bodhisatta).

Selain besar dan kuat, kuda tersebut juga sangat pintar dan bijaksana. Ketika ia masih muda, orang-orang menyadari bahwa kelihatannya kuda ini tahu apa yang diinginkan oleh pengendaranya bahkan sebelum diberitahu. Jadi ia dinamai kuda Yang-Tahu.

Read more: Kuda Hebat Yang Mengetahui

Category: Cerita Anak Published: Friday, 13 October 2017

Buddha Diam
Kemurahan Hati

 

Dahulu kala, ada seorang yang sangat kaya yang hidup di Benares, India Utara. Ketika ayahnya meninggal, ia mewarisi harta yang lebih banyak lagi. la berpikir, "Mengapa aku harus menggunakan harta ini hanya untuk kebahagiaanku sendiri? Biarlah saudara-saudaraku yang lain juga ikut menikmatinya".

Jadi ia membangun ruang makan di empat penjuru kota ?Utara, Selatan, Timur, dan Barat. Di aula-aula ini ia memberikan makanan gratis bagi siapa saja yang membutuhkannya. Ia menjadi sangat terkenal karena kedermawanannya. Demikian juga ia dan para pengikutnya terkenal sebagai pelaku 5 Langkah Latihan (Panca Sila).

Read more: Buddha Diam

Category: Cerita Anak Published: Monday, 23 October 2017

Kisa Gotami

 

Pada suatu hari, seorang yang berlimpah hartanya menemukan bahwa tumpukan emasnya tiba-tiba berubah menjadi seonggok abu. Karena masygul hatinya, ia hanya berbaring sepanjang hari dan menolak menyantap makanan dan minumannya. Salah seorang diantara para sahabat mendengar kabar sakitnya dan berkunjung ke rumahnya. Di situ, ia mendapat penjelasan mengenai sebab-musabab yang menimpa sahabatnya itu. Maka kata sahabat orang kaya itu: “Engkau tidak mempergunakan kekayaanmu dengan semestinya. Jika engkau hanya menumpuk dan menumpuk kekayaan, ia tiada berguna seperti abu sisa bakaran yang tiada nilainya. Sekarang camkan nasibatku kepadamu. Gelarkan alas tikarmu dan aturlah abu ini dalam beberapa tumpukan. Setelah itu, engkau harus bersikap seolah-olah sedang menjajakan sesuatu kepada para pembeli.”

Read more: Kisa Gotami

Category: Cerita Anak Published: Friday, 13 October 2017

Bhikkhu Yang Buta

 

Pada zaman Sang Buddha, terdapatlah seorang Bhikkhu Arahat yang bernama Cakkhupala yang matanya buta. Suatu hari, YM. Cakkhupala datang mengunjungi Sang Buddha di vihara Jetavana untuk memberi hormat. Suatu malam, ketika ia melakukan meditasi-jalan (cankamana), ia dengan tidak sengaja menginjak beberapa ekor serangga.

Read more: Bhikkhu Yang Buta

Category: Cerita Anak Published: Tuesday, 17 October 2017

Kejujuran Raja Sutasoma

 

Pada suatu waktu, sang Bodhisatva dilahirkan sebagai Raja Maha Sutasoma. Pada waktu itu hiduplah pula seorang raja bernama Porisada, yang di usir ke hutan karena gemar makan daging manusia. Kemudian ia berdiam di bawah sebuah pohon Banyan, menangkap dan memakan orang–orang lewat yang tersesat.

Pada suatu hari Raja Porisada ingin melaksanakan sumpahan ketika sebuah duti mengganggu kakinya; dimana ia bersumpah akan mengorbankan seratus orang prajurit kepada dewanya. Dewa itu sendiri menyesalkan niat Porisada, maka untuk mengindarkan pengorbanan manusia sebanyak itu, Porisada diperintahkan untuk mengorbankan Raja Sutasoma saja.

Read more: Kejujuran Raja Sutasoma

Category: Cerita Anak Published: Friday, 13 October 2017

Anak Muda Dan Hantu

 

Pada saat itu Sang Buddha sedang bersemayam di Vihara Jetavana, Savatthi. Ada seorang pemahat kayu yang mempunyai seorang anak laki-laki. Mereka tinggal di Rajagaha. Anak pemahat kayu ini mempunyai seorang teman yang umurnya sebaya, kedua anak itu selalu menggunakan seluruh waktu luangnya untuk bermain bola.

Pemahat kayu ini adalah pengikut setia Sang Buddha, demikian pula anaknya. Tetapi teman anak muda itu adalah anak seorang pertapa. Anak pemahat kayu ini selalu melatih meditasi terhadap Sang Buddha dalam setiap tindakannya, kalau ia melempar bola ia selalu berkata : "Terpujilah Sang Buddha!" dengan konsentrasi penuh.

Read more: Anak Muda Dan Hantu