Category: Mengenal Siswa Sang Buddha Published: Tuesday, 17 October 2017

Magandiya
Gadis Cantik Yg Menaruh Dendam Terhadap Sang Buddha

 

Magandiya adalah seorang gadis yang sangat cantik, sehingga banyak pria kaya yang ingin menikahinya. Orangtua si gadis selalu menolak para pelamar tersebut karena menganggap mereka tidak cukup pantas bagi putrinya, bahkan ketika si orangtua gadis itu menemukan seorang laki-laki yang pantas baginya, si gadis menolak untuk menikahi siapapun kecuali seorang raja. Magandiya telah memutuskan untuk menggunakan kecantikannya untuk menikah dengan kekayaan.

Read more: Magandiya

Category: Mengenal Siswa Sang Buddha Published: Monday, 16 October 2017

Khema
Ratu Cantik yang menjadi siswa utama Sang Buddha

 

Sama seperti Sang Buddha telah menunjuk 2 siswa utama, Y.A Sariputta dan Y.A Mogallana untuk Sangha Bhikkhu, Beliau juga menunjuk dua orang siswa utama wanita untuk Sangha Bhikkhuni. Mereka adalah Y.A Khema dan Y.A Uppalavanna.

Khema adalah salah satu dari ratu-ratu cantik raja Bimbisara. Perubahan yang terjadi pad diri ratu Khema ini adalah kejadian yang jaran, dimana Sang Buddha menggunakan kekuatan batin Beliau untuk membuat perubahan di hati orang lain. Sang Buddha tidak pernah menggunakan kekuatan Beliau untuk mengendalikan emosi/perasaan orang lain, melainkan semata-mata untuk membangkitkan pengeritan dan memunculkan kebijaksanaan.

Read more: Khema

Category: Mengenal Siswa Sang Buddha Published: Saturday, 14 October 2017

Petani Kasibharadvaja
Sang Buddha & Petani Kasibharadvaja

 

Suatu ketika, Sang Buddha berada di desa Ekanala, Magadha. Musim hujan telah tiba dan saat itu adalah saat menebar benih (padi). Pagi-pagi sekali di saat dedaunan masih basah oleh embun, Sang Buddha pergi ke sawah di mana Kasibharadvaja, seorang Brahmana yang petani, memiliki 500 bajak yang sedang dikerjakan. Ketika Sang Bhagava tiba, adalah saat Brahmana tersebut membagikan makanan kepada para pekerjanya.

Read more: Petani Kasibharadvaja

Category: Mengenal Siswa Sang Buddha Published: Saturday, 14 October 2017

Bimbisara
Raja Pertama Penyokong Sang Buddha

 

Raja Bimbisara sejak dulu telah menawarkan setengah dari kerajaannya kepada Pertapa Gotama, saat Pertapa Gotama pergi melepaskan keduniawiannya kerana Beliau ingin mencari Pencerahan. Raja Bimbisara meminta Beliau agar berkenan kembali ke Rajagaha untuk mengajarkan Dhamma begitu Sang Pertapa telah mendapatkan apa yang Ia cari.

Ketika Pertapa Gotama telah menjadi Buddha, Seorang yang Telah Mencapai Penerangan, beliau tidak melupakan janjiNya untuk kembali. Dengan diikuti oleh sejumlah besar muridNya, Beliau memutuskan untuk mengunjungi Rajagaja. Ketenaran Beliau sebagai guru spiritual telah menyebar di kota itu dan hal itu akhirnya diketahui oleh raja Bimbisara.

Read more: Bimbisara

Category: Mengenal Siswa Sang Buddha Published: Friday, 13 October 2017

Anathapindika
Jutawan Pendukung Sang Buddha

 

Jutawan Anathapindika dilahirkan dengan nama Sudatta. Dikarenakan oleh kedermawanannya yang luar biasa, ia diberi sebutan Anathapindika yang berarti “Pemberi makan bagi kaum papa”.

Dengan membeli sebuah taman dari Pangeran Jeta dengan harga yang tinggi, Anathapindika membangun Vihara Jetavana yang terkenal untuk Sang Buddha menjalani masa vassaNya. Harga taman itu diukur dengan selapisan uang logam emas yang menutupi seluruh tanah taman itu. Karena Sang Buddha menghabiskan sebagian besar dari hidupNya di lingkungan taman yang tenang itu, maka kebanyakan khotbaNya disampaikan di sana. Pada keseluruhannya, Sang Buddha menghabiskan 24 masa vassa di Vihara Jetavana.

Read more: Anathapindika

Category: Mengenal Siswa Sang Buddha Published: Friday, 13 October 2017

Ambapali
Wanita Tuna Susila Yg Kemudian Menjadi Seorang Arahat

 

Orang-orang dari semua kasta, yang tinggi dan rendah, kaum wanita maupun kaum pria, semunya mencari ajaran-ajaran dari Sang Buddha, dan Beliau dengan senang hati menerima mereka. Bagi Beliau, tidak da perbedaan kasta di dalam darah dan airmata. ketka Sang Buddha dan murid-muridNya berdiam di Vesali, seorang wanita bernama Ambapali menawarkan Beliau untuk menggunakan Kebun mangga miliknya yang berada di luar kota sehingga Beliau dapat beristirahat di keteduhan pohon-pohon mangga tersebut.

Read more: Ambapali

Category: Mengenal Siswa Sang Buddha Published: Thursday, 12 October 2017

Alavaka, Si Raksasa
Makhluk Pemakan Daging Yg Menjadi Sadar

 

Alavaka, yang tinggal di dekat kota Alavi, adalah pemakan daging manusia. Karena begitu galak, berkuasa, dan liciknya maka ia dikenal sebagai `si Raksasa'. Suatu hari, raja negeri Alavi pergi berburu rusa di hutan dan ia ditangkap oleh Alavaka. Sang Raja memohon agar ia dilepaskan, tetapi sebagai ganti dari kebebasannya itu ia harus mengirim satu orang setiap hari ke hutan sebagai persembahan untuk Alavaka.

Read more: Alavaka, Si Raksasa