Category: Say No To Evangelist Published: Tuesday, 17 October 2017

Keajaiban
Oleh : Ven. Dhammika

 

Kuala Lumpur, Malaysia

Apakah keajaiban benar-benar terjadi sebagaimana yang diklaim oleh para penyebar injil? Tidak, mereka tidak. Tetapi mengapa orang Kristen selalu mengklaim bahwa Yesus menolong mereka? Dalam beberapa kasus mereka berbohong atau membesar-besarkan dengan harapan kamu akan menjadi cukup terkesan sehingga akan bertanya lebih banyak tentang Kristen dan berharap akhirnya berpindah agama.

Tetapi dalam beberapa kasus mereka benar benar percaya bahwa Yesus secara menakjubkan terlibat dalam kehidupan mereka. Jadi yang diberdayakan adalah mereka mengintepretasikan peristiwa yang paling biasa, kejadian yang umum sebagai keajaiban. Saya pernah mengenal seorang laki-laki yang selalu secara sangat agresif mencoba untuk mempengaruhi saya agar berpindah agama. Suatu hari saya bertanya kepadanya mengapa beliau menjadi seorang umat Kristen. Beliau mencoba menggambarkan dirinya, bangga karena memiliki kesempatan untuk menjadi saksi atas Yesus dan kemudian beliau menceritakan saya cerita ini.

Ibunya adalah seorang umat Buddha dan bapaknya Nasrani dan sebagai seorang anak beliau memiliki sedikit dari keduanya. Pada masa perang dunia ke dua beliau bergabung dalam tentera dan dipindahkan dari Sri Lanka ke Afrika Selatan.

Beliau dan pelatonnya diberangkatkan dengan kapal tetapi karena sejumlah kejadian aneh; beliau terlambat dan ketika dia akhirnya tiba, pelatonnya semua telah berada diatas kapal dan berlabuh meninggalkan pelabuhan. Sewaktu beliau berdiri melihat kapal tersebut mencapai laut lepas dan secara tiba-tiba, Kapal perang German mentorpedonya. Kapal tersebut tenggelam dan semua orang yang ada didalamnya meninggal. Setelah mengkisahkan ini beliau berdiri disana dengan senyumnya yang sangat lebar, sepertinya ini dapat menjelaskan mengapa beliau menjadi seorang Nasrani. “Apa inti dari cerita anda?" saya bertanya. “Tidakkah dapat anda lihat?” beliau berkata. “Jika saya berada dikapal tersebut saya akan mati. Yesus telah menbuat saya terlambat untuk menyelamatkan hidupku. Pada saat itu saya seperti telah dilahirkan kembali dan saya menyerahkan diriku untuk Yesus.”

Saya terdiam sejenak untuk mencoba memahami bazaar logic para penyebar injil ini. Kemudian saya bertanya “Apakah anda mencoba untuk memberitahukan kepada saya bahwa Yesus membiarkan ratusan orang mati hanya karena untuk membuat anda percaya kepadanya? Mengapa beliau tidak membuat semua pelaton terlambat sehingga mereka semua dapat percaya kepadanya?” Beliau berdiri disana dengan mulutnya terbuka lebar. Itu jelas membuktikan bahwa beliau tidak pernah terpikir akan kemungkinan ini sebelumnya. Lelaki ini tidak pernah menceritakan kepada saya tentang Yesus lagi.

 

[Sumber Asli: BuddhistNews.Tv
Terjemahkan Bebas Oleh: Tim Penerjemah Bodhi Buddhist Centre Indonesia.]

 

 

Hits: 49